Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 April 2010

Tanya Jawab ( Dhuha Coffee )

Pertanyaan dari 08562160xxxx:

Assalamualaikum w.w, ustadz.. Apakah memang sunatullahNya harus begini ya.. Ketika kita coba memperbaiki diri, kita harus mengalami situasi 'drop' dalam arti kekurangan harta.. Padahal kita tentu maunya meningkat.. Saya rabu kemarin genap 40 hari dhuha ustadz.. dengan zikir 'ya fattahu ya rozzaqu' yang ustadz ajarkan..

Jawaban:

Selama 40 hari, deket sama Yang Punya Harta. Ini melebihi apapun. Cara pandangnya saja yang diubah. Kemaren, kita tiada bagus ibadah. Sekarang, kita lumayan ajeg ibadahnya. Dan percayalah, ga ada yang sia-sia. Saya selalu make tahapan-tahapan : 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, 40 hari, dan 100 hari. Di angka-angka hari ini, pasti insya Allah ada kebaikan. Bilamana tidak tembus hajat dan tidak selesai masalah, biasanya yang bersangkutan pernah melakukan 1 dari 10 dosa besar. Maka, pengarahan fadhilahnya diarahkan Allah lebih kepada dosa dan maksiatnya. Kemudian diulangi saja lagi dengan stamina yang lebih dari yang kemaren. Insya Allah naik senaik-naiknya. Jika tiada ada dosa yang berarti, maka berarti ada maksud Allah untuk manjangin umur. Barangkali takdir umurnya nyampe. Maka Allah panjangin dulu umurnya. Atau kena bala. Balanya yang disingkirkan. Perbanyak husnudzdzan sama Allah ya.

Btw, ada orang yang beranggapan bukanlah dosa tidak tepat waktu, dan bukanlah dosa tidak berjamaah dalam shalat wajib, dan bukan juga berdosa tiada tertegak sunnah-sunnah muakkadah; qabliyah ba'diyah, dhuha, tahajjud, dan witr. Padahal itu semua adalah dosa dan memiliki pengaruh positif negatif tersendiri. Banyak CD yang di dalamnya sudah saya bahas tentang ini. Salah satunya: CD Wasiat Terakhir Rasulullah dan Benahi Shalat Kita. Coba dicari ya. Juga buku-buku. Bahkan di KuliahOnline juga sudah tak bahas. Kejar terus amal ibadah yang kurang-kurang, untuk menggenapinya. Baarokawloohu fiikum.

Tinggalkan kalimat-kalimat sesat seperti yang saudara ajukan: Mengapa ketika kita mendekat kepada Allah, lalu ujian datang bertubi-tubi? Jangan. Hilangkan kalimat ini. Supaya kawan-kawan kita, saudara-saudara kita, yang lagi berniat berangkat ke Allah, tidak ketakutan. Saya sendiri menikmati situasi ini, yaitu ketika kejadiannya seolah-olah membenarkan kalimat tersebut. Namun segera saya banting ke percaya sama Allah. Dan saya katakan dengan gagah namun tetapi tawadhu di hadapan Kuasa dan Kebesaran-Nya: "Ya Allah, andai Engkau menganggap tidak cukup amal-amalku untuk menahan agar tidak ada dosa yang menghimpit diriku, membebani pundakku, maka tiadalah mengapa Engkau segerakan. Namun jangan ada yang Engkau segerakan, kecuali Engkau melindungiku dari keletihan ibadah kepada-Mu, menodai kepercayaan akan janji-janji,Mu, dan kemudian membuatku putus asa. Ya Allah, aku terima semua kesusahan ini, sebagai selayaknya aku terima. Ketimbang Engkau tunda dan baru kemudian diberikan di akhir hayatku, apalagi di kuburku. Ya Allah, bila amal2ku tidak cukup u/ melindungiku, maka cukuplah Engkau sebagai Pelindungku, sebagai Penolongku, sebagai Penjagaku. Engkaulah ya Allah Yang Maha Menolong tanpa melihat amalku. Engkaulah ya Allah Yang Maha Mengasihi tanpa sebab amalku. Hanya izinkan aku terus mempersembahkan ibadah terbaik untuk-Mu setelah hanya kemaksiatan yang lbh menghias catatan amalku. Kepada-Mu ya Allah Engkau menjaga hatiku u/ tetap bisa tersenyum kepada-Mu, apapun takdir yang Engkau tetapkan untukku".

Demikian ya. Semoga ini berguna sebagai Dhuha Coffee yang menenangkan hati kita semua. Selamat menegakkan shalat dhuha dan amalan-amalan sunnah lainnya. Mari kita sama benahi yang wajib, dan ngidupin yang sunnah. Saya berdoa agar kita semua tidak tertipu daya setan, yang kadang ia berbisik kepada kita: Tuh, lihat. Kamu mendekat, malah Allah menambah bebanmu. Atau dengan halus setan mengatakan, makanya ibadah, ya ibadah saja. Ga usah punya niat-niatan gitu. Tar ga murni. Akhirnya, sepilah kita dari spirit. Sepilah kita dari motivasi, dan akhirnya tenggelamlah ibadah kita lantaran tak ada semangat. Dan akhirnya, sepi juga dari berdoa. Salam.

SMS Tanya Jawab Ustadz Yusuf Mansur

Assalamu'alaykum wr wb. maaf sblumnya kalo saya ganggu. sbenernya sy mau
tanya sm UYM tp sy gak tau telpnya, jd lwt mbak aja ya.. knapa ya mbak stlh kami
mjlni riyadhoh 40hr spt saran UYM justru keuangan kami jd tdk tlalu baik. uang
invest batubara mandeg & smkn gak jelas, bisnis yg lain jg mlh ditipu org. apa ada
yg salah ya mbak? apa yg hrs kami lakukan? walaupun kami tau ini ujian dr Allah.
tolong tanyakan ke UYM ya mbak.. wassalam-jbn

(-) InsyaAllah ga ada yg sia2. Apalagi riyadhah. Di dalam surah al Kahfi, di
pertengahan, ada ayat yg sangat meyakinkan: Innalladziina aamanuu wa 'amilush
sholihaati innaa laa nudhii'u ajro man ahsana 'amalaa; sesungguhnya, orang2 yang
percaya kepada Allah dan melakukan amal2 saleh, Kami tidak akan menyia2kannya. Ok,
positif aja ya ke Allah nya. Saya doakan semoga semua berlalu dg ujungnya adalah
ujung kebaikan. Kalau soal ujian, para nabi pun mendapatkan ujian. Juga saya. Ga
kira2 ujiannya. Banyak fitnah dan bahkan persoalan financial. Tapi saya percaya
Allah tidak akan membebani kepada kita sesuatu yang tidak sanggup kita pikul.
Sebagai ibrah, coba buka2 surah al baqarah: 212. Salam, Yusuf Mansur.



(+) 08188xxxx:
Asslmkm ustadz....pada waktu minggu yg lalu sy menyaksikan dan menyimak tayangan ttg
matematika sedekah....sy sgt tertarik dan berniat peeeeengeennn skali menjalankan
ibadah sedekah yg ustadz jabarkan....pertanyaan sy bgmana
caranya,syaratnya,aturanny
a...dll menjalankan matematika sedekah itu?trus siapa saja
yg berhak mendptkan sedekah dari kita?....apakah boleh sy memberikan sedekah kpada
karyawan sy?mengingat sy belum bisa memberikan mereka gaji yg besar....krena
Alhamdllah sy skarang sedang merintis perusahaan sy sendiri....mohon arahan dan
tuntunannya pak ustadz......,wasslmmm...

(-) Karyawan tuh diajarkan shalat tepat waktu, ajarkan qabliyah ba'diyah, ajarkan
dhuha, ajarkan puasa senen kamis. Ajarkan ibadah dan memperbaiki ibadah. Ajarkan
juga ttg keyakinan, iman, aqidah akhlak, dan fiqh ibadah. Undang guru/ustadz
setempat u/ ngajar. Ini adalah sedekah antum ke karyawan. Dan insyaAllah kebersamaan
dlm ibadah akan membuat perusahaan antum jadi maju. Soal sedekah, ke orang lain aja.
Tapi kalau mau sedekah ke keluarga sendiri dan ke karyawan sendiri, ga apa2 juga.
Sesungguhnya, kalau setiap orang mengurusi sebaik2nya keluarga dan orang2 deketnya,
maka makmur juga nih Indonesia. Salam.

SMS Tanya Jawab Ust Yusuf Mansur

Assalammualaikum wr wb ust,sy sedih ust,bingung hrs bgmn,mau curhat dgn Allah tp sdg
tdkbs..jd sy ptskn cerita dgn ust,tdk mengapa bg sy jk ust tdk bls,krn sy tau ust
pasti sibuk bgt,yg pntg beban sy aga bkurang stlh bcerita.. Ust,sy sbagai istri yg
pny 1keinginan u/suami(ingin suami bs kuliah lg)berusaha menjalankn apa yg ust
suruh,qobliah badiyah,dhuha,tahajud(walau1-2hr suka bolong),sadaqoh,puasa
senenkmis,bc AlQuran(walau tdk byk tp sy bc),sy jg ikhlaskn mtr u/disedekahkn(walau
blm tlaksana) krn inget dgn matematika yg sll ust ajarkan. Smua sy lakukn
demisuami..tp ust apa balasan dr suami;-(;-( dia gpnah tahajud,sll ada alesan g mau
sholat jamaah ke mesjid(jamaah hny sm sy dirmh),gpnah qobliyah,tkdg cemberut/berat
hati sy sodaqoh.jk sy tdk bs sholat spt skr,mashaallah ust,dia spt gaingat wkt
sholat,bolong2nya makin parah,uda3hr dia meninggalkn subuh,duha..sy malu ust,malu pd
Allah SWT, sbnrny skr sholatnya sdh lmyn dibandingkn dulu yg hmpr tdk pnah sholat,sy
hrs menangis mmohon br dia sholat,rasanya skr dia spt gada beban mninggalkn sholat.. Jujur hub kami jg krg baik hmpr tiap hari kami btengkar,kt2 kasar,binatang,sumpah serapah sll sy dngar,sy
sdh tdk sanggup lg ust,menerima kekasarnnya hargadiri sy tll srg diinjak2,dihancurkn
bahkn dia mlakukn ddpn anak2.. Tkdg sy ingin mengakhiri perkawinan ini,baru sadar
stlh7,5th bhub,hmp6th pnikahn,sy salah mmilih imam,sy lelah dr dulu menunggu dia
u/jd imam yg sbnr2nya imam dlm klrg.. Mhon klo ust ada wkt bls sms sy,mhon
petunjuk,meski sy pun tak lelah mmohon ptunjuk dr Allah SWT u/mberikn jalan klrnya..
Wassalammualaikum wr wb..e-di-kalimantan.

(-) Teruuuusss aja begitu. Ga usah putus asa. InsyaAllah akan ada masa titik balik
dan peningkatan. Amin. Saya punya sahabat yang menjadi salah satu pimpinan pondok,
malah parah. 6th hidup jauh dari Allah. Tapi dia nyimpen istri yang salehah, yang
tahan banting. Terus menerus mendoakan dan menyhalatkan suaminya. Hingga kemudian
suaminya itu bangkrut. Dalam bangkrutnya, suami itu lalu berduka, sedih, dan tambah
hilang kendali lagi. Namun sang istri dengan kepositifannya, memandang bahwa itu
tanda2 bahwa Allah sedang "bekerja" mengembalikan suaminya. Hingga suatu saat
suaminya mendengar scr tdk sengaja ceramah salah satu ustadz terkenal di negeri ini.
Saat itulah hatinya terbuka, menjadi lembut, dan rakus akan ilmu dan dakwah.
Subhaanallaah, sekarang malah mimpin pesantren dan lembaga dakwah. Jadi, terus saja
ya.



Bila dlm 1bl belom berhasil, 1th. Jika 1th blm brhasil, 2th dan seterusnya. Jika
ketemu keadaan yang malah parah sekalipun, seperti kondisi suami tsb, maju aja
terus. Senantiasa ttp positif. Bayangkan ya? Jika dua2nya tidak positif? Wuah, kira2
apa yang akan trjadi? Yang satu ibadah terus, yang satu maksiat terus, atau
setidaknya, tidak ibadah. Bukannya malah menemukan kejayaan, malah keterpurukan.
Namun siapa sangka, itu adalah titik baliknya. Salam dan doa buat ibu dan suami,
serta keluarga. Semoga doa berpulang kembali buat saya, istri dan keluarga. Amin.